TANAMAN OBAT

            Indonesia dikenal sebagai negara dengan sumber daya hayati kedua terbesar yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Di Indonesia terdapat lebih kurang 30.000 jenis tumbuh-tumbuhan,
lebih kurang 7.500 jenis diantaranya termasuk tanaman berkhasiat obat (Kotranas, 2006), lebih dari 1.800 jenis tanaman telah diidentifikasi dari beberapa formasi hutan, namun hingga saat ini pemanfaatannya belum optimal. Jumlah tanaman obat yang dimanfaatkan oleh masyarakat baru sekitar 1.000 hingga 1.200 jenis, dan yang digunakan secara rutin dalam industri obat tradisional baru sekitar 300 jenis.

            Pada beberapa tahun terakhir ini, minat akan produk makanan maupun obat-obatan berbasis bahan baku alami semakin meningkat. Namun yang sangat penting dicermati adalah konsekuensi dari pemanfaatan sumber daya hayati tanaman berkhasiat obat tanpa upaya pembudidayaannya dan diperoleh dengan mengeksploitasi/ memanen secara liar, tentunya akan mendorong timbulnya kerusakan ekologi dan mengakibatkan laju kelangkaan tumbuhan di habitat alaminya semakin cepat.
            Pada artikel tersebut, tentunya kita sebagai farmasis harus membudidayakan juga tanaman obat ini. Sebagai farmasis, kita tidak hanya menggeluti tentang cara pembuatan, penjualan obat-obat kimia saja. Tetapi kita harus menggeluti obat herbal juga, karena dilihat dari efek negatifnya yang kecil dan tidak membahayakan konsumen. Kita harus mempelajari obat herbal mulai dari pemilihan bibit, lahan, perawatan, cara pemanenan dan cara pengolahan tumbuhan obat karena berefek dengan zat yang bermanfaat di dalamnya. Yang dimanfaatkan dari tumbuhan tidak hanya daun atau buah saja, tetapi semuanya, mulai dari akar, rimpang, daun, batang, daun, buah, bunga bahkan semuanya (herba).
Beberapa contoh tanaman obat dan khasiatnya :




Sumber :
Naniek Widyaningrum, S.Farm, M.Sc., Apt.2013.Sumber pembelajaran kuliah"Trend Back To Nature".Prodi Farmasi UNISSULA:Semarang

KEBUN TANAMAN OBAT BADAN POM RI


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Banner1

Banner1

Contact us